Mulai dengan audio WAV, MP3, atau M4A
Gunakan rekaman rapat, wawancara, memo suara, kuliah, podcast, atau audio lain yang boleh Anda proses. Ucapan yang jelas dan rekaman bersih biasanya menghasilkan transkrip awal yang lebih baik daripada mikrofon yang jauh, kebisingan latar yang berat, audio terpotong, atau beberapa orang yang berbicara bersamaan.
File panjang lebih mudah dikelola jika rekamannya memiliki nama deskriptif dan sumber yang diketahui. Simpan file asli sampai transkrip selesai diperiksa agar redaksi penting selalu dapat diverifikasi.
Transkripsikan secara lokal dengan struktur yang berguna
Pengenalan suara berjalan di komputer Windows. Transkrip dapat memuat stempel waktu dan label pembicara berdasarkan urutan yang bersifat opsional agar navigasi dan pemeriksaan percakapan banyak orang lebih mudah.
Label pembicara menunjukkan giliran seperti Pembicara 1 dan Pembicara 2; label tersebut tidak mengidentifikasi orang berdasarkan nama. Tambahkan nama asli hanya setelah Anda memastikan siapa yang berbicara dan apakah pencantuman namanya sesuai untuk dokumen.
Koreksi sekali, lalu gunakan teks untuk berbagai keperluan
Perbaiki nama, angka, tanda baca, dan istilah penting dalam transkrip yang dapat diedit. Salin bagian tertentu ke dokumen, buat catatan rapat dan butir tindak lanjut, atau gunakan data waktu untuk membuat subtitel.
Transkripsi otomatis merupakan draf awal yang baik, bukan pengganti mendengarkan audio ketika redaksi persis sangat penting. Catatan hukum, medis, keuangan, disipliner, dan catatan lain yang berdampak besar perlu diperiksa secara saksama berdasarkan audio sumber.
